cerita dunia perkapalan

MeiUTC41 8, 2007

Peluang Industri Perkapalan di Indonesia

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — pratama @ 9:17 p05

Sebagai Negara maritim yang mempunyai wilayah perairan yang cukup luas, Indonesia tentunya memerlukan sarana transportasi kapal untuk menjangkau pulau-pulau dan menghubungkan daratan yang satu kedaratan yang lainnya. Disinilah peran kapal sangat dibutuhkan, tidak hanya sebagai sarana transportasi namun juga untuk sistem pertahanan di wilayah perairan Indonesia.

Latar belakang Indonesia sebagai negara kepulauan sudah menjadi alasan yang kuat kenapa dunia perkapalan perlu dikembangkan di Indonesia. Belum lagi kekayaan alam (tambang dan energi) yang begitu melimpah tentunya membutuhkan sarana angkut yang memadai.

Melihat sejumlah fakta :

  1. Kebutuhan kapal di Indonesia untuk mengangkut minyak hasil pengeboran semakin meningkat sejalan dengan ditemukannya sumber minyak baru.
  2. Pelayaran nasional masih dikuasai asing
  3. Industri pelayaran nasional yang selama ini seolah tertidur karena kalah bersaing dengan industri pelayaran asing
  4. Kapal yang berlayar di Indonesia kebanyakan berbendera (milik) asing
  5. Industri pelayaran nasional saat ini hanya mampu mengangkut muatan dalam negeri sebesar 56,4 persen dari total muatan sebanyak 170 juta ton dan muatan luar negeri sebesar 5,6 persen dari total muatan sebanyak 345 juta ton. Sisanya diangkut oleh kapal-kapal asing
  6. Galangan di Indonesia masih belum mampu memenuhi kebutuhan produksi kapal di dunia

Ternyata masih banyak potensi yang belum digarap secara optimal. Kebutuhan yang sangat tinggi namun tidak dibarengi dengan kemampuan untuk mengolahnya. Hal ini merupakan sebuah peluang yang akan membangkitkan industri perkapalan di indonesia. Namun industri kapal tidak bisa berdiri sendiri sehingga harus didukung oleh industri-industri lain yang misalnya industri material, suku cadang, bahan baku dan sumber daya manusia yang kompeten.

Syukuran

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — pratama @ 9:17 p05

Hari ini tanggal 3 Mei 2007 sekitar jam 10 malam blog ini selesai di buat.

Selamat ya…..

Jangan lupa rajin diurus biar gak terlantar

MeiUTC21 8, 2007

Kenapa ambil jurusan Naval Arch?

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — pratama @ 9:17 p05

Kira-kira seperti itu (mungkin) kalimat yang ada di pikiran orang yang saya ajak bicara saat mereka tahu kalau saya mengambil bidang yang jarang ada peminatnya (Kalo boleh bela diri sebenarnya bukan gak ada peminatnya, cuman mereka aja yang kurang informasi). Tapi biasanya saya cuman jawab :

“Gimana lagi lha wong diterimanya di situ”

“Dulu pas ikut PMDK gak masuk tapi sudah terlanjur cinta sama Teknik Perkapalan”

“Kan jarang di Indonesia”

“Liat aja nanti pasti prospeknya cerah”

atau kadang kalau lagi gak mood…

“Hehehe… pengen aja”

Sebenernya dulu juga gak kebayang mo ada di sini, tapi gara-gara ada presentasi pas SMA dulu jadinya malah maksa banget pengen merantau di Surabaya. ITULAH… akhirnya saya berada di kampus ini (sampai sekarang belum lulus-lulus) sudah kurang lebih 5 tahun (plus cuti satu semester)

Balik lagi ke main topic…

Kenapa kita harus (baca: memilih) bidang ini? Sebenernya pertanyaan ini juga sering terngiang ditelingaku hooo… ku terlena (halahhh). Apalagi sejak tahu kalau kuliahnya lama banget. Khususnya di Institut tempatku kuliah sekarang (PTN ternama di Surabaya) “boleh gak sih sebutin nama disini?” (ITS Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya) “gitu aja kok repot.”

In fact : Masa studi mahasiswa Teknik Perkapalan paling lama dibandingkan jurusan lain di ITS. Tapi itu dulu… sekarang… tetep. Nggak ding! Sekarang kuliahnya agak cepetan dikit. Buktinya:

  1. Masa studinya mulai berkurang (berdasarkan rata-rata masa studi wisudawan semester ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya)
  2. Adik kelasku banyak yang sudah ngambil TA (padahal waktu saya dulu masih sibuk ngerjain TM1)
  3. Adanya kebijakan dari Institusi yang intinya agar mahasiswa cepat lulus
  4. Dosen-dosen tua banyak yang mulai pensiun
  5. Kesadaran dosen untuk mempermudah asistensi (hehehe…….)
  6. Nanti ditambah lagi sekarang masih mikir

Memang bukan keputusan yang mudah untuk terjun di dunia shipping. Apalagi di Indonesia belum begitu booming. Tapi kalau dengar cerita nenek moyang (orang-orang yang dulu juga kuliah disini) mereka bilang…….

“Dunia kerjanya memang terbatas tapi orang-orangnya juga sedikit, jadi jangan khawatir gak dapat kerja”

“Lowongan kerjanya banyak, malah kekurangan tenaga ahli”

“Mas X angkatan sekian sekarang kerja di Singapore, sukses lo!”

“Kalo nyari kerja hubungi aja Pak Y di Perusahaan Z, alumni sini juga kok”

“Lulus nanti ke Batam aja banyak alumni yang bisa bantu kamu”

“Saat ini tingkat order pemesanan kapal di dunia meningkat tajam. Diperkirakan terus bertahan hingga tahun 2020″

Jadi…..siap dong untuk memajukan dunia Perkapalan!!!!!

Blog pada WordPress.com.